Rabu, 22 Mei 2013

Pengertian Pemasaran Bank


BAB I
PENGERTIAN PEMASARAN BANK

Menurut Philip Khotler
Suatu proses sosial dan manajerial dengan mana individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan cara menciptakan serta mempertukarkan produk dan nilai dengan pihak lain. 


Tujuan suatu perusahaan dalam melakukan kegiatan pemasaran, antara lain:
          Dalam rangka memenuhi kebutuhan pelanggan akan suatu produk maupun jasa.
          Dalam rangka memenuhi keinginan para pelanggan akan suatu produk maupun jasa.
          Dalam rangka memberikan kepuasan semaksimal mungkin kepada pelanggannya.
          Dalam rangka meningkatkan penjualan dan laba.
          Dalam rangka ingin menguasai pasar dan menghadapi pesaing.
          Dalam rangka memperbesar keinginan usaha

Kebutuhan konsumen atau nasabah adalah:
          Kebutuhan akan produk dan jasa.
          Kebutuhan rasa aman dalam menggunakan produk atau jasa tersebut.
          Kebutuhan kenyamanan menggunakan produk atau jasa.
          Kebutuhan untuk dihormati dan dihargai.
          Kebutuhan untuk persahabatan.
          Kebutuhan untuk diberi perhatian.
          Kebutuhan status/ prestise.
          Kebutuhan aktualisasi sendiri.

Keinginan konsumen
          Ingin memperoleh pelayanan yang cepat.
          Ingin agar bank dapat mengatasi masalah yang sedang dihadapi.
          Ingin memperoleh komitmen perusahaan.
          Ingin memperoleh pelayanan yang bermutu (cepat dan memuaskan).
          Ingin memperoleh kepuasan atas penggunaan produk atau jasa.
          Ingin dihargai dan dihormati.
          Ingin memperoleh perhatian.
          Ingin memperoleh status/ prestise.
          Ingin memperoleh keuntungan atau manfaat.


PENGERTIAN PEMASARAN BANK

Secara umum
Suatu proses untuk menciptakan dan mempertukarkan produk atau jasa bank yang ditujukan untuk memenuhikebutuhan dan keinginan nasabah dengan cara memberikan kepuasan.

Produk bank adalah:
Jasa yang ditawarkan terhadap nasabah untuk mendapat perhatian, untuk dimiliki, digunakan atau dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan nasabah.

Produk bank terdiri dari :
Produk simpanan (giro, tabungan, dan deposito), pinjaman (kredit) atau jasa-jasa bank lainnya seperti transfer, kliring, inkaso, safe deposit box, kartu kredit, letter of credits, bank garansi, traveler cheque, bank draf, dan jasa-jasa bank lainnya.

TUJUAN PEMASARAN BANK

• Memaksimumkan konsumsi atau dengan kata lain merangsang konsumsi, sehingga dapat, menarik nasabah untuk membeli produk yang ditawarkan bank secara berulang-ulang.

• Memaksimumkan kepuasan pelanggan melalui berbagai pelayanan yang diinginkan nasabah. Nasabah yang puas akan menjadi ujung tombak pemasaran selanjutnya, karena kepuasan ini akan ditularkan kepada nasabah lainnya melalui ceritanya. (getuk tular)

• Memaksimumkan pilihan (ragam produk) dalam arti bank menyediakan berbagai jenis produk bank sehingga nasabah memiliki beragam pilihan pula.

• Memaksimumkan mutu hidup dengan memberikan berbagai kemudahan kepada nasabah dan menciptakan iklim yang efisien.

Kepuasan Nasabah Dalam Dunia Perbankan Sebagai Berikut :

          Tangibles
                Merupakan bukti fisik yang harus dimiliki oleh karyawan bank.

          Resposivitas
                Yaitu adanya keinginan dan kemauan karyawan bank dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.

          Assurance
                Adanya jaminan karyawan memiliki pengetahuan, kompetensi, kesopanan, dan sifat atau perilaku yang dapat dipercaya.

          Reliabilitas
                Yaitu kemampuan bank dalam memberikan pelayanan yang telah dijanjikan dengan cepat, akurat serta memuaskan pelanggannya.

          Empati
                Yaitu mampu memberikan kemudahan serta menjalin hubungan dengan nasabah secara baik.

 KONSEP-KONSEP PEMASARAN

          Konsep Produksi
                Konsep ini menyatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia dan selaras dengan kemampuan mereka dan oleh karenanya manajemen harus berkonsentrasi pada peningkatan efisiensi produksi dan efisiensi distribusi. Konsep produksi merupakan salah satu falsafah tertua yang menjadi penuntun para penjual. Konsep ini menekankan pada volume produksi atau distribusi yang seluas-luasnya dengan harga yang seluas mungkin.

          Konsep Produk
                Konsep produk berpegang teguh bahwa konsumen akan menyenangi produk yang menawarkan mutu dan kinerja yang paling baik serta memiliki keistimewaan yang mencolok. Konsep ini menimbulkan adanya Marketing Nyopia (pemandangan yang dangkal terhadap pemasaran) dan menekankan kepada kualitas, penampilan, dan ciri-ciri yang terbaik.
               
          Konsep Penjualan
                Kebanyakan konsumen tidak akan membeli cukup banyak produk, terkecuali persahaan menjalankan suatu usaha promosi dan penjualan kokoh. Konsep penjualan biasanya diterapkan pada produk-produk asuransi atau ensiklopedia juga untuk lembaga nirlaba seperti parpol. Dalam konsep ini kegiatan pemasaran ditekankan lebih agresif melalui usaha-usaha promosi yang gencar.

          Konsep Pemasaran
                Konsep pemasaran menyatakan bahwa kunci untuk mencapai sasaran organisasi tergantung pada penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran. Dan kunci kedua adalah pemberian kepuasan seperti yang dinginkan oleh konsumen secara lebih efektif dan efisien dari yang dilakukan pesaing.

Menurut Philip Kotler konsep ini lebih menekankan kedalam:

ü  Menemukan keinginan pelanggan dan berusaha untukmemenuhi keinginan tersebut.
ü  Membuatlah apa yang dapat anda jual, daripada menjual apa yang anda buat.
ü  Cintailah pelanggan.
ü  Andalah yang menentukan.
ü  Berhenti memasarkan produk yang dapat anda buat dan mencoba membuat produk yang dapat anda jual.

          Konsep Pemasaran
                Konsep ini menyatakan bahwa tugas perusahaan adalah menentukan kebutuhan, keinginan dan minat pasar sasaran dan memberikan kepuasan yang diinginkan secra lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing yang lain. Konsep pemasaran kemasyarakatan lebih menekankan kepada penentuan kebutuhan, keinginan dan minat pasar serta memberikan kepuasan, sehingga memberikan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.












0 komentar:

Poskan Komentar